industrial design

Sudah Tahu Perbedaan Biaya Kontraktor Bangun Rumah Borongan Dan Harian?

Dalam membuat perencanaan pembangunan rumah ataupun desain kitchen set sederhana, biaya kontraktor bangun rumah merupakan salah satu hal vital, yang harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.

Hal ini demi menghindari kekurangan dana di tengah jalan, yang akhirnya menyebabkan pembangunan harus mandek, atau berhenti, sebelum diselesaikan sepenuhnya. Dalam memperhitungkan biaya kontraktor bangun rumah, ada dua cara yang umumnya digunakan. 

Yang pertama adalah biaya dengan perhitungan harian. Dan yang kedua adalah biaya dengan perhitungan bulanan.

Nah, sebelum jauh membicarakan mengenai kedua cara hitung ini, baiknya kamu tahu dulu apa perbedaan masing-masing.

Biaya kontraktor bangun rumah borongan

biaya kontraktor bangun rumah dengan sistem borongan, seperti namanya, merupakan sistem pembangunan yang memberikan pendanaan secara utuh. Tidak dipecah per harian, atau per orang, atau per kepentingan lainnya. Sehingga untuk semua keperluan pembangunan, biayanya sudah disatukan, dan nanti pembagiannya diserahkan pada pekerja dan mandornya. Biasanya sistem pembayaran bangunan yang menggunakan sistem borongan ini dibagi dalam dua jenis.

Jenis yang pertama adalah pekerja yang akan mengurus keseluruhan bangunan. Dimulai dari biaya pekerja, hingga pembelian material. Sehingga kamu tinggal menerima hasilnya saja, tanpa harus berbelanja bahan dan segala keperluan membangun. 

Janis yang kedua adalah biaya kontraktor bangun rumah borongan yang ada memperhitungkan terkait dengan upah atau biaya pekerja saja, tak termasuk untuk keperluan material. Ini berarti kamu hanya menyerahkan biaya untuk pekerjanya, sedangkan bahan bangunan kamulah yang harus menyiapkan, memilih, dan menentukannya sendiri.

Penggunaan biaya kontraktor bangun rumah borongan ini harus diikuti dengan perhitungan yang matang, dan pemilihan pekerja yang pasti. Sebab jika kamu mengalami ketidaksesuaian dengan cara kerja tukang, ketika di pertengahan pengerjaan, kamu tak bisa semudah itu mengganti dna memberhentikannya. Ini akan merugikan kamu, sebab pembayaran sudah lebih dulu dilakukan.

Biaya kontraktor bangun rumah harian

berbeda dengan biaya kontraktor bangun rumah borongan, sistem pembayaran biaya kontraktor bangun rumah juga biasanya menggunakan pembayaran harian. Dalam pembayaran pembangunan harian ini biasanya kamu harus memperhitungkan bayaran untuk tiap orangnya, dan memberikan bayarannya berdasarkan jumlah hari kerja.

Biasanya yang kamu bayar adalah untuk kebutuhan upah pekerjanya, sedangkan untuk keperluan materialnya, atau pembelian bahan bangunan, tidak termasuk di dalamnya.

Menggunakan sistem biaya kontraktor bangun rumah harian ini harus disertai dengan kehati-hatian dna pengawasan yang baik. Sebab untuk menghindari kesengajaan pemoloran atau pelamaan waktu kerja, demi mendapatkan upah yang lebih tinggi oleh para pekerja. 

Itulah beberapa bahasan mengenai perbedaan antara biaya kontraktor bangun rumah yang menggunakan sistem harian dan sistem borongan. Pilihlah yang sesuai dengan kondisi pendanaan, dan juga waktu pengawasan yang kamu miliki.

industrial design

Berapa Biaya Bangun Rumah Keseluruhan?

Bangun rumah masih menjadi pilihan untuk mendapatkan rumah impian. Terlebih lagi, hunian yang sesuai dengan keinginan Anda.

Namun tentunya untuk bangun rumah dibutuhkan perhitungan biaya yang matang. Lantas berapa biaya bangun rumah yang harus Anda keluarkan?

Sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi besaran biaya bangun rumah itu sendiri. Beberapa faktornya adalah sebagai berikut ini: 

  1. Lokasi bangun rumah

Tentunya, harga pekerja setiap kota berbeda. Selain itu, lokasi yang berada di gang sempit sehingga mobil tidak mungkin masuk akan ada tambahan biaya. 

  1. Luas bangunan 

Luas bangunan berkaitan erat dengan harga jasa bangun rumah dan juga material bangunan. Tetapi beberapa jasa saja yang menggunakan perhitungan luas bangunan.

  1. Material bangunan 

Material bangunan memiliki pengaruh yang besar untuk biaya biaya bangun rumah nantinya. Mulai dari batu bata, pasir, keramik, semen dan sebagainya. 

  1. Jasa pekerja 

Ada dua jenis sistem pembayaran, yakni harian dan borongan. Untuk sistem borongan pembayaran dilakukan sekali waktu. Sedangkan, untuk harian dihitung berdasarkan jumlah hari pekerja bekerja. Upah pekerja juga berbeda, tergantung beban pekerjaannya. 

  1. Biaya tambahan 

Jangan lupa menyiapkan biaya tambahan, setidaknya 10% dari total biaya dalam proses pembangunan. Hal ini untuk jaga – jaga, jika ada tambahan kebutuhan lainnya.

Simulasi besaran biaya bangun rumah

Misalnya saja, Anda akan membangun rumah dengan tipe 36/60. Artinya, luas bangunan 6 x 6 meter dengan tangan 60 m2. Untuk harga tanah yang ada adalah 2,5 juta per m2 dan biaya bangunan 1,5 juta per m2. Sedangkan biaya untuk bahan bangunan sudah siapkan sebesar 5 juta rupiah.

Jadi biaya pembangunan yang harus Anda keluarkan adalah biaya beli tanah 60 x 2.500.000=150.000.000.

Kemudian biaya bangunan rumah 36 x 1.500.000=54.000.000. Dengan biaya material bangunan sebesar 5.000.000.

Dengan begitu, total awal perkiraan bangun rumah yang harus dikeluarkan sebesar 150.000.000 + 54.000.000 + 5.000.000=209.000.000.

Kemudian ditambahkan dengan biaya tambahan sebesar 10% dari total, yakni 10% x 209.000.000= 20.900.000 + 209.000.000=229.900.000. 

Biaya di atas hanya untuk biaya pembangunan saja, belum termasuk biaya pekerja. Untuk harga pekerja sendiri tergantung akan daerah Anda sendiri.

Jadi pertimbangkan berapa tukang yang Anda butuhkan. Selain itu, pertimbangkan juga Anda membutuhkan kuli atau tidak. Jika ingin menambahkan kolam bisa menyewa kontraktor pembuatan kolam renang.

Untuk menekan biaya, Anda bisa memilih sistem borongan. Tetapi, terkadang sistem ini memberikan hasil cukup mengecewakan. Pasalnya, pekerjaan yang dilakukan dituntut untuk tepat waktu sehingga mengabaikan hasil. Selain itu, Anda bisa menjadi mandor atau kulit sendiri untuk mengurangi biaya pekerja. 

Nah itu lah cara menghitung biaya biaya bangun rumah Anda. Setiap tipe rumah dan lokasi pembangunan akan menghasilkan biaya berbeda. Berkonsultasi menjadi jalan terbaik.