SOP Keselamatan Kerja Konstruksi Baja Berat

Setiap pekerjaan di bidang apapun pasti memberlakukan adanya standar operational procedure. 

Apalagi jika masuk pada konteks keselamatan kerja, para pekerja di sarankan untuk selalu memakai perangkat untuk melindungi diri dari bahaya di lokasi kerja. 

Di dunia konstruksi baja berat juga terdapat pemberlakuan SOP keselamatan kerja konstruksi baja berat.

Bagaimanakah SOP Keselamatan Kerja Konstruksi Baja Berat?

Konstruksi baja berat memiliki risiko yang tinggi dalam pengerjaannya. Sehingga prosedur keselamatan kerja harus selalu di canangkan oleh para koordinator proyek kepada para pekerjanya. 

Selain ada SOP keselamatan kerja, di konstruksi baja berat juga ada daftar merk besi baja WF dan H Beam terbaik yang bisa menjadi referensi anda di artikel berikutnya.

A. Alat pelindung diri

Pekerja konstruksi yang terjun langsung di lapangan di wajibkan untuk menggunakan alat pelindung diri yang lengkap. 

Hal ini untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi di lokasi kerja. 

Berikut adalah alat-alat pelindung diri sesuai SOP keselamatan kerja konstruksi baja berat :

1. Pelindung kepala atau helm

Pelindung kepala yang di gunakan harus sudah berlabel SNI untuk menjamin kualitasnya. 

Helm ini di lengkapi dengan pengait di dagu berbentuk V-Guard. Masa pakai sekitar 5 tahun, selebihnya harus di ganti dengan helm yang baru.

2. Pelindung kaki

Pelindung kaki atau sepatu kerja ini harus memenuhi standar SNI. 

Untuk pekerja konstruksi baja berat, sepatu yang sesuai yaitu yang terbuat dari baja yang di lengkapi anti gelincir. Masa pemakaian sepatu sekitar 3 tahun.

3. Pelindung mata.

Kacamata yang di gunakan untuk konstruksi baja berat ini harus di sesuaikan dengan bagian kerjanya. 

Penggunaan pelindung mata ini di harapkan bisa melindungi mata dari percikan material konstruksi.

4. Pelindung wajah

Pelindung wajah ini harus memenuhi standar ANSI. Penggunaan pelindung wajah ini biasanya di khususkan untuk pekerja berat. 

Misalnya di konstruksi baja berat ada proses pengelasan, jadi pelindung mata yang di gunakan hendaknya yang full face yang bisa melindungi wajah dari percikan api.

5. Pelindung jatuh dari ketinggian

Alat ini di gunakan untuk pekerja konstruksi baja berat yang berada di ketinggian. 

Alat ini di lengkapi dengan beberapa komponen di antaranya sabuk pengaman dan keselamatan, tali koneksi dan pengait tali. 

Penggunaan pelindung ini harus di pasang dengan benar, jika tidak pekerja akan mengalami cedera saat bekerja.

6. Pelindung tangan

Pelindung tangan atau sarung yangan ini memiliki ragam jenis sesuai bidang pekerjaannya. 

Sarung tangan yang di gunakan untuk pekerja konstruksi baja berat berbentuk sarung tangan kombinasi yang bahannya lebih tebal dari model sarung tangan lainnya.

7. Pelindung pendengaran

Pekerjaan proyek yang menggunakan berbagai alat mesin akan menimbulkan polusi suara. 

Sehingga di butuhkan alat untuk melindungi telinga seperti sumbat telinga atau penutup telinga. 

Sebelum pemakaiannya, pelindung telinga ini harus di pastikan dalam keadaan yang bersih.

8. Pelindung pernapasan

Polusi udara yang di timbulkan di lokasi kerja bisa beruba debu atau aroma zat-zat kimia yang bisa membahayakan sistem pernapasan. 

Maka dari itu, pekerja konstruksi wajib memakai masker untuk meminimalisir risiko kesehatan kerja.

9. Pakaian pelindung

seragam kerja dan identitas pekerja. Pakaian pelindung ini gunanya untuk melindungi seluruh tubuh dari risiko terkena bahan material kerja. 

Pakaian pelindung juga ada yang berfungsi sebagai jas hujan yang di pakai saat musim hujan. 

Seragam kerja yang di pakai umumnya terdapat garis reflektif yang gunanya untuk memantulkan cahaya. 

Kartu identitas pekerja juga harus di pakai selama berada di lokasi kerja.

B. Papan informasi k3 dan rambu-rambu

Papan informasi K3 dan rambu-rambu kerja harus selalu ada di lokasi proyek konstruksi baja berat. 

Hal ini untuk memperingatkan kepada para pekerja konstruksi agar selalu waspada saat melaksanakan pekerjaannya. 

Papan informasi biasanya berisi dengan informasi terkait proyek konstruksi seperti hazard plan, prosedur kerja, atau informasi penting lain.

Rambu-rambu kerja di letakkan di setiap sudut lokasi kerja dengan berbagai simbol-simbol penting. 

Setiap symbol yang ada memiliki makna yang berbeda-beda dan di harapkan setiap pekerja mengetahui arti di setiap symbol yang di pasang di lokasi kerja. 

Symbol tersebut di antaranya seperti kewajiban pekerja, informasi kerja, larangan kerja, peringatan kerja, rambu emergency, rambu k3, dan bendera (bendera merah putih, bendera k3, bendera perusahaan).

C. Akses area konstruksi

Akses yang di buat di lokasi konstruksi hendaknya di bedakan jalurnya untuk kendaraan pengangkut material berat, kendaraan ringan dan pejalan kaki. 

Jalur pintu masuk kendaraan di letakkan berbeda dengan jalur keluar kendaraan. 

Hal itu untuk mencegah hambatan dan kendala distribusi material konstruksi di lokasi kerja.

Umumnya kendaraan yang melintasi kawasan proyek di berlakukan kecepatan berkendara 10 km/jam. 

Kendaraan atau alat berat yang di gunakan untuk pekerjaan konstruksi memiliki komponen P3K, alat pemadam api, sabuk pengaman, dan lain-lain.

Untuk para pejalan kaki, terdapat jalur khusus yang selalu di jadikan prioritas utama di lokasi kerja. 

Pemasangan rambu-rambu dan penanda jalur pejalan kaki juga menjadi penanda para pengendara alat berat agar selalu berhati-hati terhadap keselamatan pekerja lain.

Di lokasi konstruksi baja berat, sebelum proses pengerjaan konstruksi di lakukan survey lokasi untuk memantau kondisi lokasi. 

Kontraktor juga harus membuat perhitungan akses area konstruksi untuk lalu lintas para pekerjanya.

D. Komponen alat yang ada di lokasi konstruksi

Di dalam proyek konstruksi baja berat menggunakan alat-alat untuk mempermudah pekerjaan para pekerja proyek. 

Pemakaian alat-alat kerja ini harus di gunakan sesuai SOP keselamatan kerja konstruksi baja berat.

Beberapa alat yang ada di lokasi konstruksi di antaranya : 

crane menara, alat pengaman untuk pekerja di ketinggian, ruang terbatas, gondola,  perancah (scaffolding frame), mobile scaffold dan tangga, alat keselamatan listrik, alarm kebakaran, escalator, lift, panel distribusi listrik sementara, fasilitas pengaman bahaya (pagar pengaman, pengaman lubang bor, penanda berupa tiang di tepi lubang bor, dan lain-lain).

Jasa Kontraktor di Bali dengan Standar Nasional

CV Griya Cipta Pradhana merupakan jasa kontraktor yang memiliki standar keamanan dan keselamatan kerja yang tinggi bagi para pekerjanya. 

Kontraktor baja berat di bali ini menawarkan berbagai jasa konstruksi bangunan yang lainnya seperti villa, kos-kosan, kolam renang, kolam ikan dan sebagainya.

CV Griya Cipta Pradhana berlokasi di Denpasar Bali, dekat dengan wilayah padat turis. 

Sehingga jika anda membangun suatu bangunan dengan konstruksi baja bali, percayakan kepada CV Griya Cipta Pradhana. 

Harga konstruksi baja di bali ini bersaing, anda akan mendapatkan penawaran harga yang terjangkau.

Itulah pembahasan mengenai SOP keselamatan kerja konstruksi baja berat. Pemberlakuan SOP kerja ini bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir risiko terkena bahaya dan kecelakaan kerja di lokasi proyek kosntruksi baja berat.