Biaya Renovasi Rumah Per Meter

3 CARA MENGHITUNG BIAYA RENOVASI RUMAH PER METER

Rumah adalah sebuah bangunan yang dijadikan tempat huni. Oleh karena itu, buatlah rumah yang sangat nyaman untuk dihuni. Jika Anda merasa bosan dan mulai tidak nyaman dengan keadaan rumah saat ini, maka Anda dapat merenovasinya agar menjadi lebih baik.

Sebelum melakukan renovasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan sala satunya adalah membuat perencanaan. Maksudnya adalah, Anda harus membuka rencana total biaya yang diperlukan untuk renovasi. Hal ini sangatlah penting untuk menyesuaikan dengan budget yang Anda siapkan.

Dalam pembuatan perencanaan biaya renovasi rumah per meter, Anda perlu menghitung semuanya secara detail. Lalu apa saja yang perlu dihitung? Berikut adalah cara menghitungnya.

Biaya Tukang

Hal pertama yang sangat penting adalah penghitungan biaya tukang.  Dalam pembiayaan jasa tukang ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu borongan dan harian. Biasanya, untuk renovasi rumah ini menggunakan jasa tukang harian. Hal ini dikarenakan, renovasi rumah tidak membutuhkan waktu yang sangat lama karena bukan merupakan proyek besar.

Renovasi rumah hanya memakan waktu yang sangat cepat sehingga pembayaran biaya tukang ini dihitung secara harian. Pada umumnya, biaya tukang ini adalah kurang lebih sekitar Rp 150.000 per harinya. Namun, Anda juga dapat menggunakan jasa renovasi rumah agar pekerjaan lebih cepat selesai.

Untuk menggunakan tukang borongan, Anda perlu menyiapkan biaya yang lebih besar sekitar Rp 1.500.000 per meter persegi. Dengan menggunakan sistem borongan, maka pekerjaan renovasi yang dilakukan ini dapat selesai sesuai target yang diinginkan.

Biaya Material

Hal kedua yang perlu diperhatikan dalam menghitung biaya renovasi rumah per meter adalah biaya material. Jika Anda menggunakan jasa tukang borongan, maka Anda tidak perlu repot lagi untuk menghitung berapa banyak material yang dibutuhkan.

Namun, jika Anda menggunakan jasa tukang harian, maka Anda harus benar-benar menghitung jumlah material yang dibutuhkan untuk renovasi rumah. Material yang biasanya digunakan untuk renovasi adalah seperti semen, pasir, batu bata, dan lainnya.

Biaya Luas Tanah atau Bangunan

Hal terakhir adalah membuat perencanaan biaya luas tanah atau bangunan yang akan direnovasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan proses renovasi serta berapa banyak material yang dibutuhkan.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu luas tanah atau bangunannya. Jika Anda ingin memperluas bangunan, maka Anda harus menambahkan biayanya dan caranya adalah mengalikan ukuran tanah yang dibutuhkan dengan harga asli tanah tersebut.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menghitung biaya renovasi rumah per meter. Selain yang di atas, masih ada lagi biaya tambahan lainnya seperti adanya tambahan penggunaan material, adanya perubahan bentuk bangunan, dan lain sebagainya.

Scroll to Top