cat dinding kamar

Tahap Finishing dari Bangunan

Agar suatu bangunan dapat Nampak indah menawan proses akhir dari sebuah bangunan kita sering kenal dengan proses finishing, hal tersebut pasti menyangkut semua bagian bangunan baik interiornya maupun eksteriornya.

Pekerjaan finishing adalah pekerjaan akhir dari sebuah kegiatan pembangunan dalam rangka menutupi, melapisi dan memperindah  dari sebuh bangunan atau kontruksi tersebut. Dalam rangka melakukan pekerjaan tahap finishing maka kesalahan-kesalahan harus dihindari.

Manfaat dari pekerjaan finishing terdiri dari pekerjaan yaitu hsil dari pembanguna nampaklebih rapi dan megah. Di zaman sekarang finishing dari bangunan terkadang ditambahkan dengan beberapa asesoris bangunan agar Nampak lebih menarik.

Adapun
beberapa bagian dari pekerjaan finishing

  • Finishing basah

Finishing basah merupakan kegiatan pekerjaan yang pada proses pengerjaannya bahan dasarnya berhubungan dengan bahan cair, contoh pada proses pengecetan .

  • Finishing kering

Pekerjaan finishing kering adalah seluruh kegiatan pekerjaan yang pada dasarnya tidak berhubungan langsung dengan bahan cair, contohnya pada pekerjaan pemasangan wall paper, parket dan dinding partisi.

Dalam
bagian lembr ini akan di bahas tentang finishing pengecetan.

Seperti
biasanya sebelum proses pekerjaan di mulai terlebih dahulu mempersiapkan alat
dan bahannya, yang di kalah penting pekerja yang akan melakukan pekerjaan
tersebut.

Bahan dan alat yang dibutuhkan  :

  1. Cet yang merek dan warnanya telah di tentukan
  2.  Kuas, rollerdan alat semprot
  3. Ember, baki cat, dan pengaduk
  4. Plester kertas atau masking tape
  5. Ampelas
  6. Kape atau scraper
  7. Sikat dan lap bersih
  8. Alas dan Perkakas pendukung lain
  9. Tangga atau steger
  10. Perlengkapan K3

Jadi dalam melakukan finishing hrus dilakukan dengan maksimal agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

Dengan langkah kerja sebagai berikut :

1. Ruangan dan dinding yang akan dicat
harus terbebas dari aksesoris, interior baik lukisan, foto maupun mebelair.
Anda bisa memindahkan terlebih dahulu ke ruang yang tidak dicat/ke tengah
ruangan kemudian tutup dengan platik agar tidak terkena cat. Lantai di ruangan
yang akan dicat juga perlu dilindungi dengan memanfaatkan kertas koran/kardus
agar bekas-bekas cat tidak menempel di lantai yang akhirnya akan membuat Anda
bekrja dua kali untuk membersihkannya.

2. Tutup juga stop kontak dengan isolatip
atau lakban dan lampu dengan kertas koran hal ini dimaksudkan agar tidak
terkena lelehan cat pada kedua benda tersebut

3. Pada dinding lama jika dinding
berminyak besihkan dengan campuran detergen dan air terlebih dahulu atau bisa
juga menggunakan cairan TSP kemudian bilas dengan air. Tetapi jika dinding
telah mengalami pengapuran, Anda perlu melakukan pengerokan denan amplas dan
membersihkannya dengan air. SebaiknyatTunggu tembok kering terlebih dahulu
selama semalaman.

4. Jika didapati lubang pada tembok Anda
bisa menggunakan dempul tembok yang banyak dijual di toko bangunan. Pertama
Anda bersihkan terlebih dahulu lubang dari kotoran/pasir kemudian masukkan
dempul ke lubang paku tersebut hingga tertutup rapi. Setelah kering amplaslah
kemudian cat dengan warna yang senada dengan area sekitarnya.

5. Jika lubang bekas paku pada dinding
berukuran besar, Anda perlu menyiapkan adukan kombinasi antara semen dan pasir.
Setelah lubang dibersihkan, basahi lubang tersebut, kemudian adukan pasir dan
semen yang telah diberi air dimasukkan ke rongga lubang. Setelah kering, lubang
yang telah tertutup tadi diberi polesan semen. Semen yang telah diberi air
secukupnya dioleskan secara tipis dan merata. gunakan alat 5-in-1 atau pisau
lebar sebagai alat penghalus permukaan tembok. Setelah kering lakukan
pengecatan. Anda juga bisa menggunakan alkali atau wall sealer kemudian tutup
dengan pisau dempul dan tunggu hingga kering. Setelah kering, Anda bisa
melapisinya lagi dengan alkali dan melakukan pengecatan ulang.

6. Lindungi sisi-sisi dinding dengan cara
ditutup dengan menggunakan plester atau kertas agar menghindari rembasan cat ke
sisi-sisi tembok ruangan.

7. Gunakan warna dasar putih sebagai cat
dasar. Setelah mengering gunakan cat tembok sesuai warna utama pilihan Anda.