industrial design

Cara Hitung Biaya Borongan Bangun Rumah Minimalis

Ingin membangun rumah minimalis, tapi tidak tahu berapa biaya yang harus dikeluarkan ! Mungkin ulasan tentang cara hitung biaya borongan bangun rumah, ini berguna untuk Anda. Terutama sebagai masukan, bagaimana cara menghitung biaya membangun rumah minimalis, terutama menggunakan tenaga borongan secara tepat. 

1. Ketahui luas lahan dan luas rumah yang akan dibangun

Tentunya hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum menghitung biaya borongan bangun rumah adalah, berapa luas lahan yang Anda miliki saat ini, dan berapa luas rumah yang ingin atau akan dibangun. Umumnya pihak borongan, akan menghitung biaya bangun rumah per meter persegi. 

Artinya sebelum Anda menghubungi pihak penyedia borongan bangun rumah. Anda harus tahu berapa luas rumah yang ingin dibangun, misalnya 36, 45 meter persegi atau yang lainnya. Jika sudah begini, maka Anda perlu mencari tahu, berapa kisaran rata-rata biaya borongan per meter perseginya. Umumnya range kisaran yang diberikan antara 2 jutaan rupiah hingga 15 jutaan rupiah. Karena rumah yang hendak dibangun ini desainnya minimalis. Sudah tentu biaya borongannya tidak akan terlalu mahal.  

2. Jumlah lantai rumah

Selain memperhatikan luas lahan yang akan dibangun rumah, Anda juga perlu memperhatikan jumlah lantai yang akan dibangun nantinya. Apakah hanya 1 lantai atau bahkan 2 lantai. Untuk biaya borongan ini sendiri, tentunya tergantung kompleksitas dari bangunan yang akan dibangun. Sekali lagi, mengingat kali ini Anda akan membangun rumah dengan desain minimalis, maka biaya yang akan dikeluarkan kelak tidak jauh berbeda dengan proses pembuatan pada lantai 1. 

3. Aneka biaya yang perlu diperhatikan ketika membangun rumah

Dalam membangun rumah, termasuk rumah minimalis, tentunya Anda harus sudah mempunyai Rencana Anggaran Biaya atau RAB, ini yang akan membantu Anda mencari tahu lebih jelas tentang estimasi biaya renovasi rumah minimalis Anda. 

Dalam merancang anggaran seperti ini, tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain :

  • Biaya persiapan pekerjaan, seperti biaya pengukuran pemasangan bowplank kayu, papan car, paku, dan yang lainnya. 
  • Biaya pengerjaan pondasi, seperti pekerjaan bobok lantai dan galian pondasi batu kosong, biaya pemasangan pondasi batu kali, pekerjaan cakar ayam, dan yang lainnya. 
  • Tentang pekerjaan struktur beton, seperti beton sloof pondasi, kawat bendrat, papan cor, pasir, dan yang lainnya. Biaya ini termasuk membuat lantai 1 dan lantai 2 (jika ada).
  • Pengerjaan pemasangan bata dinding, mulai dari bata merah, pasir, semen, plesteran, dan yang lainnya. 
  • Pekerjaan dinding railing atap.
  • Membuat plafon pada lantai 1.
  • Pengerjaan keramik pada lantai dan dinding. 
  • Pembuatan kusen pintu dan jendela.
  • Pengerjaan cat pada dinding dan plafon. 
  • Pengerjaan instalasi listrik dan material lainnya. 
  • Membuat sanitasi air bersih dan kotor. 
  • Pembuatan septictank dan sumur resapan
  • Dan masih banyak hal lainnya. 

Tentunya dengan adanya estimasi, dan kisaran biaya yang perlu Anda keluarkan, dalam hal membangun rumah, maka untuk estimasi biaya borongan bangun rumah minimalis Anda, jadi tidak terlalu susah. Karena harganya tidak terlalu jauh berbeda.