Dalam artikel pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit membahas menganai bagaimana langkah-langkah atau cara agar kita bisa mengubah villa menjadi sangat nyaman bahkan seperti hunian rumah tinggal sendiri, khususnya bagi pemilik bangunan villa. Jika anda merupakan pemilik sebuah villa dan bingung karena villa anda tidak laku ataupun karena penyewa villa anda kurang bertanggung jawab, maka saya akan memberikan sedikit tips untuk anda. Merubah villa anda dengan beberapa cara agar kediaman villa anda bisa anda nikmati seperti rumah tinggal sendiri yang memiliki nuansa baru dan berbeda.
Villa adalah sebutan untuk rumah yang didirikan sebagai tempat peristirahatan. Villa bisa ditemukan dengan mudah di daerah tujuan wisata dan disewakan bagi para wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan privasi tinggi. Dalam hal ini, saya akan menitik beratkan pada untung dan rugi membangun villa. Membangun villa milik sendiri akan mendatangkan manfaat untuk Anda, yaitu:

  1. Sebagai sarana rekreasi untuk keluarga yang bisa digunakan sampai beberapa generasi.
  2. Sebagi investasi menguntungkan, karena villa bisa disewakan.
  3. Bila halaman villa cukup luas bisa dimanfaatkan sebagai kebun sayur dan menyalurkan hobi berkebun.
  4. Punya tempat untuk menghabiskan waktu seorang diri.
    Sedangkan kerugian memiliki villa adalah:
  5. Perlu menabung agar dapat membeli lahan untuk villa, karena harga lahan di area wisata biasanya sangat mahal.
  6. Perlu biaya lebih untuk pemeliharaan villa.
  7. Selain biaya, perlu juga meluangkan waktu untuk memeriksa kondisi villa secara teratur.
  8. Ada risiko perlengkapan rumah tangga rusak atau hilang jika villa disewakan pada orang yang tidak dikenal.
    Adanya beberapa halangan di atas membuat orang berpikir panjang atau bahkan membiarkan keinginan punya villa jadi mimpi kosong. Padahal ada cara lain yang lebih sederhana. Mengapa tidak kita jadikan saja rumah villa sebagai tempat tinggal kita? Dengan cara ini kita akan bisa menikmati suasana liburan dan bebas stres setiap hari. Inilah beberapa hal yang perlu Anda lakukan.
  9. Pemilihan lokasi.
    Rumah villa tidak harus dibangun di lokasi wisata ternama. Coba luangkan waktu berkeliling di area pedesaan sekitar tempat tinggal Anda. Sebidang tanah di tepi sungai yang mengalir jernih atau tanah kosong di tengah area persawahan juga cocok untuk mendirikan rumah villa.
  10. Memeriksa kondisi lahan.
    Setelah Anda berhasil membeli lahan itu dari pemilik awalnya, periksa kondisi tanah dan situasi di sekitarnya. Hal ini nantinya Anda perlukan sebagai acuan untuk membuat desain rumah villa dan pengadaan sarana pendukung seperti listrik, air dan sistem pembuangan limbah rumah tangga.
  11. Membuat desain rumah villa.
    Kita senang menghabiskan liburan di villa karena ada banyak hal di sini yang tidak ditemukan di kehidupan sehari-hari di kota. Beberapa di antaranya adalah gaya bangunan villa yang khas, misalnya rumah gaya country atau gaya tropis. Anda bisa juga memilih gaya arsitektur tradisional seperti rumah joglo dengan area sosial yang menyatu dengan luar ruangan, atau gaya rumah adat Bali yang sarat detil. Bila suka yang praktis, bisa pilih gaya desain rumah minimalis yang dikelilingi dinding kaca agar pemandangan indah dapat dinikmati dari dalam ruangan. Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda bisa berkonsultasi pada ahli di bidang desain rumah.
  12. Mengurus perijinan dan mengenal lingkungan sekitar.
    Agar tidak terjadi masalah di kemudian hari, dokumen yang berhubungan dengan kepemilikan tanah dan ijin mendirikan bangunan perlu diselesaikan sebelum mendirikan konstruksi apapun. Sambil menunggu pengesahan semua dokumen penting, Anda bisa gunakan waktu untuk bersosialisasi dengan para pemilik tanah di sekitar lahan Anda, para tetangga, dan perangkat desa setempat. Silakan mengenalkan diri dan asal Anda. Beritahukan bahwa keseharian mereka mungkin akan terganggu karena pembangunan yang akan Anda laksanakan.
  13. Pengadaan material.
    Material harus disesuaikan dengan gaya rumah villa yang Anda kehendaki. Jika lokasi rumah villa cukup jauh dari pusat kota, pilihlah material terbaik yang bisa didapatkan di sekitar lokasi. Membeli material dari kota berisiko menambah pengeluaran, karena biaya transportasi material pasti lebih besar. Jangan mudah terpikat pada material dengan harga murah karena bisa berdampak pada daya tahan bangunan.
  14. Pelaksanaan pembangunan.
    Setelah semua dokumen dan material siap di tempat, pembangunan rumah villa bisa dimulai. Libatkan para pekerja yang telah terpercaya agar rumah villa yang didirikan tidak melenceng dari desain awalnya. Namun sikap fleksibel juga diperlukan jika sewaktu-waktu perubahan rencana tidak dapat dihindari. Saat membangun rumah villa, perhatikan agar jangan sampai sisa adukan semen atau bahan bangunan lain mencemari tanah di sekitarnya. Hal yang membedakan rumah villa dengan rumah perkotaan adalah suasana alami, dan ini bisa didapatkan dengan menanam sebanyak mungkin tanaman dan pepohonan di sekitarnya. Baik taman tropis atau taman minimalis tidak akan bisa terealisasi jika tanaman tidak dapat tumbuh subur karena kualitas tanah yang kurang baik.