Manakah Yang Lebih Unggul Antara Konstruksi Baja Dan Konstruksi Beton

Dalam dunia konstruksi pada bangunan yang biasa digunakan pada kontraktor Bali, material baja dan material beton paling banyak ditemui di setiap proyeknya.

Dalam beberapa proyek, kebutuhan antara material baja dan material beton ini bisa saling bersinergi satu dengan lainnya. 

Namun ada juga beberapa proyek yang memang kedua material ini menjadi sebuah opsi contohnya saja konstruksi pergudangan. 

Kebanyakan saat ini sudah menggunakan konstruksi baja dibandingkan konstruksi beton.

Teknik konstruksi modern saat ini banyak menggunakan material baja sebagai bahan bakunya. 

Beberapa bangunan modern yang banyak menggunakan bahan baku material baja antara lain gedung, pencakar langit, jembatan, menara dan masih banyak lagi yang lainnya.

Konstruksi Baja vs Konstruksi Beton

Untuk membandingkan antara konstruksi baja dan konstruksi beton bukan lah hal yang rumit.

Masing – masing memiliki keunggulannya sendiri. Dalam beberapa proyek gedung yang kompleks, penggunaan kombinasi dari kedua material ini membuat hasil bangunannya menjadi lebih optimal.

Berikut akan coba kami berikan secara detail perbandingan keunggulan dan kelebihan dari konstruksi baja vs konstruksi beton:

Konstruksi Beton

Berikut adalah kelebihan dari Beton :

  1. Konstruksi beton ini Mampu untuk menahan gaya tekan dan tahan terhadap korosi.
  2. Material mudah untuk dicetak sesuai kebutuhan dan juga dari cetakannya bisa dipakai berulang kali tergantung dari kualitas cetakan yang dibuat.
  3. Proses maintenance beton sangat mudah. Beton segar bisa disemprot pada permukaan beton lama yang mengalami retak ataupun di isikan pada beton yang berada dalam proses perbaikan.
  4. Proses aplikasinya mudah. Beton segar bisa di pompa untuk dituang pada tempat-tempat yang lokasinya cukup sulit.
  5. Tahan terhadap api dan kehausan.

Sedangkan beton sendiri memiliki kekurangan sebagai berikut:

  1. Lemah terhadap gaya tarik, sehingga beton di anggap mudah retak. Oleh sebab itu dibutuhkan komponen tambahan yaitu tulangan baja sebagai penahan gaya tariknya.
  2. Tidak tahan terhadap suhu karena beton yang keras memiliki sifat mengembang ataupun menyusut apabila mengalami perubahan suhu sehingga butuh tambahan pembuatan dilatasi untuk mencegah terjadinya retakan retakan.
  3. Proses pengerjaan yang sangat detail agar mendapat beton yang kedap air.

Tidak terlalu tahan terhadap gempa karna beton bersifat getas (tidak daktail)

Konstruksi Baja

Berikut coba kami berikan informasi perihal kelebihan Baja:

  1. Memiliki kekuatan tarik yang tinggi.
  2. Tidak mudah rapuh dimakan rayap
  3. Nilai muai dan susut nya hampir tidak memiliki perbedaan
  4. Ramah lingkungan karena dapat di daur ulang
  5. Harga lebih murah dibanding Stainless Steel
  6. Bentuknya lebih lentur serta bobotnya lebih ringan dibanding dengan beton.
  7. Lebih kuat dibandingkan aluminium

Kekurangan yang dimiliki material baja adalah sebagai berikut :

  1. Mudah berkarat apabila tidak diberikan lapisan tambahan.
  2. Material lemah terhadap berbagai macam gaya tekan.
  3. Material keras dan tidak fleksibel seperti kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profile
  4. Tidak tahan terhadap api

Pengembangan dan penelitian dari penggunaan kombinasi kedua material ini pada dunia konstruksi masih terus dilakukan.

Hal ini guna mencari materi yang lebih berkualitas dan daya tahan tentunya dari kedua material tersebut.

Hal ini bukan tidak mungkin terjadi jika dari kelebihan dan kekurangan kedua material itu dikombinasikan dengan benar kedepannya kita akan mendapatkan jenis material yang unggul dan dapat merubah teknologi struktur bangunan secara keseluruhan kan.

Jenis Material Baja Dalam Dunia Konstruksi Bangunan

Material baja sangat berbeda dari material besi itu sendiri. 

Material besi merupakan material yang alami yang  terbuat dari unsur Fe (Ferrum). Sedangkan baja sendiri merupakan logam paduan.

Baja tersebut dibuat dari bahan dasar besi dan dicampur dengan bahan – bahan lainnya yaitu seperti karbon, mangan, fosfor, sulfur, silikon, serta sebagian kecil oksigen, nitrogen serta alumunium.

Sedangkan baja untuk kebutuhan konstruksi merupakan sebuah struktur yang dibuat dari kombinasi yang terorganisir dari baja struktural yang diatur dan juga dirancang khusus untuk memenuhi persyaratan sebuah konstruksi bangunan.

Jika dilihat dari berbagai komposisinya, baja itu dibedakan menjadi beberapa jenis:

● Baja Karbon.

Jenis baja ini pun dibagi menjadi beberapa klasifikasi berdasarkan jumlah karbon yang menyusun di dalam baja itu, yakni baja karbon rendah, baja karbon menengah, serta baja karbon tinggi.

● Baja Paduan.

Jenis baja ini adalah baja yang ditambahkan unsur tertentu ke dalam komposisi materialnya. 

Tujuan dari penambahan unsur tersebut salah satunya adalah guna menaikkan sifat mekanik baja pada suhu yang rendah, serta menambah daya tahan baja itu sendiri terhadap reaksi kimia (dalam hal ini oksidasi dan reduksi).

● Baja Paduan Khusus (Special Alloy Steel).

Baja jenis ini  mengandung berbagai jenis logam lain. Beberapa logam tersebut adalah mangan, nikel, chromium, molybdenum, ataupun vanadium. 

Penambahan logam tersebut dapat mengubah sifat mekanik dan kimia dari baja hingga menjadi lebih keras, kuat, dan ulet.

● High Speed Steel.

Baja dengan kandungan karbon sebanyak 0,7%-1,5% dimana penggunaannya adalah sebagai alat potong pada drills, milling cutters, reamers, dan juga yang lainnya. 

Tujuan dari penggunaan high speed steel ini dikarenakan alat-alat potong dengan jenis baja ini memiliki kecepatan lebih saat dioperasikan. 

Bahkan faktanya lebih cepat hingga 2 kali lipat dibandingkan dari penggunaan yang berbahan baja karbon.

Sedangkan apabila dibedakan dari sisi penggunaannya sendiri, jenis material baja dapat dibedakan menjadi sebagai berikut:

● Baja konstruksi.

Inilah jenis baja yang dipakai pada konstruksi bangunan dimana Jenis baja konstruksi ini mengandung karbon kurang dari 0,7% C.

● Baja perkakas.

Karbon pada baja jenis ini lebih dari 0,7% C. Jenis baja ini banyak dipakai sebagai perkakas sehingga baja jenis ini harus mempunyai sifat yang tahan pakai, tajam, mudah diasah, tahan panas, kuat, serta ulet.

STRUKTUR BAJA

Struktur baja memiliki keunggulan antara lain:

1. Proses instalasi yang cepat

Karena baja ini diproduksi di dalam pabrik maka tingkat akurasi dari ukurannya sangat bisa diandalkan sehingga dalam proses instalasinya tidak dibutuhkan waktu yang lama.

Dengan bantuan manajemen serta perangkat lunak dapat mempercepat lagi proses pemasangannya tersebut.

2. Kemampuan Fleksibilitas

Sistem perangkaan lain tidak dapat fleksibel terhadap aplikasi terbaru, kondisi pembebanan, dan kemudahan saat ekspansi secara vertikal dan diubah sesuai keinginan pemilik. Sedangkan struktur baja bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

3. Biaya Instalasi Yang Lebih Murah

Konstruksi baja tidak membutuhkan biaya tambahan yang lebih mahal seperti tripleks yang dibutuhkan pada konstruksi beton cor..

4. Kualitas Dapat Dijamin Dan Bergaransi

Satu lagi efek dari diproduksinya baja ini di pabrik membuat kualitas serta garansinya bisa dipercaya dibandingkan dengan beton cor sehingga dapat mengurangi resiko dari kebutuhan baja yang tidak sesuai dengan kualitas yang dibutuhkan.

5. Bisa Di Daur Ulang

Konstruksi baja sangat ramah akan lingkungan karena baja ini dapat di daur ulang dan tidak menjadi limbah sampah.

6. Aman Dari Segi Kesehatan dan Keselamatan

Hal ini berdasarkan hasil survey di sektor industri dimana bahwasannya konstruksi baja itu adalah solusi konstruksi yang aman bagi orang – orang.